Sabtu, 10 Desember 2011

makalah biosfer terlengkap

BIOSFER

  
 
KATA PENGANTAR
 
Puji dan syukur marilah kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esakarena atas berkat dan rahmat-Nya maka tersusunlah makalah ini. Kali inikami membahas topik Biosfer yang kami kutip dari berbagai sumber.Biosfer merupakan salah satu cangkupan yang tidak dapat terpisahkandari siklus kehidupan di bumi. Secara umum kita dapat mengartikanBiosfer sebagai tempat dimana makhluk hidup dapat hidup danberaktivitas untuk kelangsungan hidupnya.

Oleh karena itu kamimengumpulkan berbagai pendapat tentang biosfer dengan harapan dapatmenambah wawasan kita agar semakin terbuka dan mengerti apa yangkita sebut dengan Biosfer.Kami menyadari bahwa makalah ini masih sangat jauh dari sempurna,oleh karena itu kami sangat mengharapkan dan berterimakasih apabilaanda memberikan kritik dan saran atas makalah ini, sehingga hal tersebutdapat memotivasi kami agar dapat berkarya dengan lebih baik lagi. Tidaklupa kami juga mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya bagipihak-pihak yang mendukung tersusunnya makalah ini








DAFTAR ISI

COVER…………………………………………………………..i
KATA PENGANTAR……………………………………………ii
A.PENDAHULUAN……………………………………………..1
B. PENGERTIAN………………………………………………..1
C. ORGANISASI BIOSFER…………………………………….1
D. PESEBARAN FLORA DAN FAUNA DUNIA……………...6
E. PESEBARAN FLORA DI INDONESIA……………………..8
F.PESEBARAN FAUNA DI INDONESIA……………………..9
G.KESIMPULAN…………………………………………….… 11
DAFTAR PUSTAKA……………………………………………12



A.  PENDAHULUAN
Semua jenis kehidupan terbatas pada lapisan tipis yang disebut“BIOSFER”. Walaupun tipis, lapisan ini di huni oleh lebih dari 1.500.000macam tumbuhan dan hewan. Berdasarkan etimologi, biosfer berasal darikata ‘Bio’ yang berarti hidup dan ‘sphere’ yang artinya lingkungan ataulapisan, sehingga biosfer mempunyai arti lingkungan hidup serta lapisanpada permukaan bumi yang cocok bagi kehidupan. Keanekaragamantumbuhan dan hewan pada suatu wilayah. Kehidupan akan berkembangdengan baik apabila syarat-syarat tertentu, baik biotik (fisik) maupunbiotic terpenuhi.Istilah persebaran dan penyebaran amat berbeda. Persebaran makhlukhidup memiliki pengertian keberadaan makhluk hidup pada daerahtertentu, sedangkan penyebaran makhluk hidup memiliki pengertian caramakhluk hidup itu sampai di suatu daerah tertentu. Oleh karena itupersebaran makhluk hidup erat kaitannya dengan daya dukung suatudaerah

B.   PENGERTIAN
Biosfer adalah bagian luar dari planet Bumi, mencakup udara, daratan, dan air, yang memungkinkan kehidupan dan proses biotik berlangsung. Dalam pengertian luas menurut geofisiologi, biosfer adalah sistem ekologis global yang menyatukan seluruh makhluk hidup dan hubungan antarmereka, termasuk interaksinya dengan unsur litosfer (batuan), hidrosfer (air), dan atmosfer (udara) Bumi. Bumi hingga sekarang adalah satu-satunya tempat yang diketahui yang mendukung kehidupan. Biosfer dianggap telah berlangsung selama sekitar 3,5 miliar tahun dari 4,5 miliar tahun usia Bumi.
 
C.  Organisasi Biosfer
Makhluk hidup atau organisme memiliki tingkat organisasi yang berkisardari tingkat yang paling sederhana (protoplasma) ke tingkat organisasiyang paling kompleks (biosfer). Tingkat organisasi dari bawah ke atas,semakin kompleks.
1. Protoplasma
Zat hidup dalam sel dan terdiri atas senyawa organik yang kompleksseperti lemak, protein, dan sejenisnya.
2. Sel
Satuan dasar suatu organisme dan terdiri atas protoplasma dan inti yangterkandung dalam membran.
3. Jaringan
Kumpulan sel yang memiliki bentuk dan fungsi yang sama, misalnya jaringan otot.
4. Organ
Bagian dari suatu organisme yang mempunyai fungsi tertentu, misalnyakaki atau telinga pada hewan dan manusia, daun atau akar padatumbuhan.
5. Sistem organ
Kerja sama antara struktural dan fungsional yang harmonis, misalnyakerja sama antara mata dan telinga, antara daun dan batang padatumbuhan.
             

6. Organisme
Suatu benda hidup, atau makhluk hidup.

7. Populasi
Kelompok organisme yang sejenis yang hidup dan berkembang biak padasuatu daerah tertentu. Misalnya, populasi manusia di Jakarta, populasibanteng di Baluran, atau populasi badak di Ujung Kulon.

8. Komunitas
Semua populasi dari berbagai jenis yang menempati suatu daerahtertentu. Pada daerah tersebut tiap populasi saling berinteraksi. Misalnya,populasi harimau berinteraksi dengan populasi gajah di Sumatra Selatan,populasi ikan emas berinteraksi dengan populasi ikan mujaer di kolam.

9. Ekosistem
 Tatanan kesatuan secara utuh menyeluruh antara segenap unsurlingkungan hidup yang saling memengaruhi. Ekosistem merupakanhubungan timbal balik yang kompleks antara organisme danlingkungannya baik yang hidup maupun tak hidup (tanah, air, udara),yang secara bersama - sama membentuk suatu sistem ekologi.Misalnya, ekosistem hutan mangrove di Segara Anakan atau ekosistem airtawar di Danau TobaSeluruh ekosistem di dunia disebut biosfer. Dalam biosfer, setiap makhlukhidup menempati lingkungan yang cocok untuk hidupnya. Lingkunganatau tempat yang cocok untukkehidupannya disebut habitat.
Dalam biologi kitasering membedakan istilah habitat untuk makhluk hidup mikro, seperti jamur dan bakteri, yaitu disebut substrat. Dua spesies makhluk hidup dapat menempati habitat yang sama, tetapitetap memiliki relung (nisia) berbeda. Nisia adalah status fungsional suatuorganisme dalam ekosistem. Tokoh yang kali pertama mengenalkan istilah ekosistem adalah ahlibiologi berkebangsaan Inggris bernama A. Tansley (1935). Menurutnya,ekosistem merupakan suatu sistem yang meliputi komponen tumbuh-tumbuhan, hewan, serta lingkungan fisik sebagai tempat hidupnya.Komponen-komponen tersebut senantiasa berinteraksi dan salingmemengaruhi antara satu dan lainnya sesuai dengan fungsinya masing-masing. Misalnya, fungsi utama tumbuhan yaitu sebagai produsen dalammemproduksi bahan-bahan makanan yang diperlukan bagi kelangsunganhidup konsumen (hewan dan manusia).Secara terperinci, Tansley mengemukakan bahwa ekosistem meliputikomponen-komponen antara lain sebagai berikut.• Komponen biotik, terdiri atas:1) tumbuhan sebagai produsen;2) hewan sebagai konsumen, meliputi:a) herbivora, yaitu hewan pemakan tumbuhan;b) karnivora, yaitu hewan pemakan daging;c) omnivora, yaitu hewan pemakan tumbuhan dan daging;d) bakteri dan jamur sebagai pengurai• Komponen abiotik, meliputi iklim dan bahan-bahan anorganik berupamineral-mineral yang terdapat dalam batuan, tanah, air, dan udara.Beberapa contohnya, antara lain Karbon (C), Nitrogen (N), Karbondi oksida(CO2), Air (H2O), Oksigen (O2), protein, karbohidrat, dan lemak.Menurut Charles Kendrich, istilah bioma dapat diartikan sebagai unit-unitgeografis besar yang perbedaannya didasarkan atas tipe-tipe klimaksatau vegetasi dominan (tumbuhan) atau bentuk kehidupan binatang. Padaumumnya, sistem penamaan bioma didasarkan atas vegetasi utama yangmendominasi suatu wilayah di bawah pengaruh iklim. Contoh penamaanbioma antara lain bioma hutan hujan tropik, sabana, stepa (padangrumput), tundra, dan taiga.Ciri-ciri umum yang menandai suatu bioma antara lain sebagai berikut.1. Bioma merupakan komunitas klimaks, artinya pada wilayah tersebutterdapat suatu bentuk vegetasi utama yang mendominasi kawasantersebut, seperti hutan gugur daun, hutan berdaun jarum (hutan konifer),atau padang rumput.2. Bioma terbentuk sebagai hasil interaksi antara unsur-unsur lingkungan,yaitu iklim, tanah, dan organisme yang hidup di lingkungan tersebut(biota).3. Bioma merupakan komunitas (satuan kehidupan) yang cukup mantapdalam periode jangka waktu yang lama, kecuali terjadi suatu kejadiantiba-tiba yang mengganggu kestabilan komunitas. Misalnya, bencanaalam, wabah penyakit, perubahan tatanan iklim global, atau gangguanakibat ulah manusia.4. Suatu jenis bioma dapat mudah dikenali dengan melihat petunjukvegetasi utamanya (vegetasi klimaks).

D.   Persebaran Flora dan fauna DUNIA

a.       Persebaran flora di permukaan bumi
Berikut ini merupakan persebaran flora di permukaan bumi yangdiklasifikasikan dalam beberapa bioma.

1)      Bioma Tundra
Bioma tundra mempunyai karakteristik iklim regional yang sangatekstrim dengan suhu rata-rata rendah, bersalju, dan mempunyaimusim panas yang pendek. Jenis vegetasi yang tumbuh adalahlumut yang membentuk suatu hamparan yang luas atau seringdisebut sebagai ”hamparan bantalan”. Jenisjenis lumut tersebutyaitu dark red, rumput kipas, dan lain-lain. Tersebar di kutub utaradan di Pegunungan Alpine.

2)      Bioma Taiga atau Hutan Boreal
Bioma taiga terletak di kawasan beriklim subartik dengan iklimyang sangat dingin dan musim panas yang sangat pendek. Kisarantemperatur antara suhu rendah dan suhu tinggi sangat besar. Tersebar di Skandinavia, Rusia Timur, Amerika Utara, danbeberapa di kawasan Asia Utara. Jenis vegetasi yang mendominasiadalah jenis vegetasi konifer (tumbuhan berdaun jarum), diantaranya picea, abies, pinus, dan larix

3)      Bioma Hutan Iklim Sedang
Ciri khas dari bioma hutan iklim sedang adalah warna daun yangberwarna oranye keemasan. Hal ini disebabkan karena pendeknyahari sehingga merangsang tanaman menarik klorofil dari daunsehingga diisi pigment lain. Jenis vegetasi yang tumbuh adalahquercus (oak), acer  (maple),castanea dan lain-lain. Tersebar diEropa Barat, Eropa Tengah, Asia Timur (Korea dan Jepang) dan Timur Laut  Amerika. Vegetasi jenis ini hanya dapat ditemui diBenua Eropa serta Asia Timur, karena vegetasi ini hidup padakawasan subtropis dengan iklim semi selama enam bulan sertamengalami musim gugur saat musim kering sampai musim dingin.



4)      Bioma Hutan Hujan Tropis

Hutan hujan merupakan bioma paling kompleks, jumlah dan jenisvegetasinya sangat banyak dan bervariasi, keadaan itu disebabkanoleh iklim mikro yang sangat sesuai bagi kehidupan berbagai jenistumbuhan. Iklim hutan hujan tropis dicirikan dengan musim hujanyang panjang, suhu udara, dan kelembapan udara tinggi. Terdapatbeberapa lapisan vegetasi dalam hutan hujan, yaitu sebagaiberikut:a) Lapisan vegetasi yang tingginya mencapai 35-42 m, dandaunnya merupakan ”kanopi” (payung) bagi vegetasidibawahnya.b) Lapisan tertutup kanopi dengan ketinggian vegetasi berkisar20-35 m, pada lapisan ini sinar matahari masih bias menembus.c) Lapisan tertutup kanopi berkisar 4–20 m, merupakan daerahkelembapan udara relatif konstan.d) Lapisan vegetasi dengan ketinggian berkisar 1-4 m.e) Lapisan vegetasi dengan ketinggian antara 0-1 m, berupaanakan pohon serta semak belukarBioma hutan hujan tropis tersebar di daerah antara 10º LU dan 10ºLS, termasuk di dalamnya Hutan Amazon (Amerika Tengah), AfrikaBarat, Madagaskar Timur, Asia Selatan (Indonesia dan Malaysia),dan Australia.
 
5) Bioma Savana (Padang Rumput)Bioma savana beriklim asosiasi antara iklim tropis basah dan iklimkering yang terbentang dari kawasan tropika sampai subtropik.Daerah tropika sampai subtropika dengan curah hujan yang tidakteratur menyebabkan tanah di daerah tersebut mempunyai tingkatkesuburan sangat rendah. Vegetasi yang tumbuh adalah rumput-rumputan, seperti
gramineae
 jenis rumput yang hidup sepanjangtahun dengan ketinggian rumput mencapai 2,5 m lebih. Biomainitersebar di Afrika Timur, Amerika Tengah, Australia, dan Asia Timur.6) Bioma GurunBioma gurun dicirikan dengan kondisi iklim musim kering yangsangat ekstrim dengan suhu udara yang tinggi. Bioma gurun initersebar di Amerika Utara yang disebut  praire, di Asia disebut
steppa , Amerika Selatan disebut pampas,dan Afrika Selatandisebut veld 
. Sesuai dengan kondisi alamnya, maka tidak semua jenis vegetasi bisa tumbuh di gurun. Jenis vegetasi yang bisabertahan hidup di daerah gurun antara lain adalah kaktus,
liliaceae, aloe,kaktus saguora, dan cholla.

b. Persebaran fauna di permukaan bumiAlfred Russel Wallace adalah tokoh yang sangat terkenal dalammembahas persebaran flora dan fauna dunia sehingga sering disebutsebagai bapak biogeografi dunia. Alfred Russel Wallece pada tahun 1876membagi persebaran fauna di dunia dalam beberapa provinsi yaitusebagai berikut:

1) Provinsi Zoogeografi Paleartic

Provinsi ini meliputi di Siberia, Afrika Utara, dan beberapa kawasandi Asia Timur. Fauna yang hidup di antaranya harimau siberia,beruang kutub, beaver, dan rusa.

2) Provinsi Zoogeografi Neartic
Provinsi ini meliputi sebagian besar Amerika Utara dan Greenland(kutub utara sampai dengan subtropis). Fauna yang hidup diantaranya antelope, rusa, dan beruang.

3) Provinsi Zoogeografi Neotropical
 
Provinsi ini meliputi Amerika Selatan, Amerika Tengah, dan Mexico.Fauna yang hidup di antaranya primata, kelelawar, rodent,trenggiling, dan kukang.

4) Provinsi Zoogeografi Ethiopian

Provinsi ini meliputi Afrika dan Madagaskar. Fauna yang hidup dikawasan ini di antaranya gajah afrika, gorila gunung, jerapah, danlain-lain.

5)   Provinsi Zoogeografi Oriental

Provinsi ini meliputi India, Cina, Asia Selatan dan Asia Tenggara.Fauna yang hidup dalam kawasan ini di antaranya harimau sumatra,tapir malaysia, gajah india, kerbau air, badak, dan lain-lain.

6) Provinsi Zoogeografi Australia

Provinsi ini meliputi Australia, Tasmania, dan sebagian Indonesiabagian timur. Fauna yang hidup di antaranya kanguru, plathypus,kuskus, wombat,
dan lain-lain.

7)  Provinsi Zoogeografi

 Oceanic Tersebar di seluruh samudra di dunia, berupa beberapa jenis ikandan fauna laut jenis mamalia, seperti anjing laut, lumba-lumba, danikan paus.

8)  Provinsi Antartik

Provinsi ini mencakup kawasan di kutub Selatan, jenis fauna yanghidup di daerah ini memiliki bulu lebat untuk menahan dingin sertamemiliki lapisan lemak yang tebal pula. Fauna daerah ini diantaranya rusa kutub, burung penguin, anjing laut, kelinci kutub,dan beruang kutub.

E.   Persebaran flora di Indonesia

 Persebaran flora dan fauna di Indonesia sangat dipengaruhi sejarahgeologi Indonesia Kurang lebih satu juta tahun yang lalu, Sumatra, Jawa dan Kalimantan menjadi satu dengan Benua Asia, serta Papuabersatu dengan Benua Australia, sedangkan Sulawesi dan KepulauanNusa Tenggara merupakan pulaupulau yang tidak pernah bersatudengan benua/daratan manapun.
 Posisi Sulawesi yang terisolasi dalam waktu cukup lama memungkinkan terjadinya evolusi berbagai jenis spesies yang unik sehingga pulau ini mempunyai tingkatendemisme flora maupun fauna yang cukup tinggi. Indonesiamerupakan suatu negara yang luas dan kaya akan kekayaan alamyang dapat dikelompokkan dalam beberapa klasifikasi. Secara geografi kita akan mengelompokkannya secara keruangan yaitudalam beberapa ekosistem. Kekayaan flora Indonesia terbagi dalambeberapa ekosistem, yaitu sebagai berikut.
1)      Hutan Pegunungan
Hutan pegunungan ini luasnya mencapai 65% dari seluruh hutanyang ada di Indonesia. Vegetasi didominasi oleh jenis Dipterocarpaceae
seperti  meranti  merah, keruing, nyatoh danlain-lain. Tersebar di Sumatra, Sulawesi, Kalimantan, dan Papua.
2)      Hutan Sub-Montana dan Montana
Hutan ini terdapat pada ketinggian antara 1300-2500 m,vegetasi yang tumbuh jenis  Lauraceae danFagaceae,sedangkan suku Dipterocarpaceae
sedikit dijumpai
3)      Hutan Savana
Hutan savana terdapat di Papua, Nusa Tenggara Timur, sertasedikit dijumpai di Maluku. Di Papua vegetasi hutan savanamerupakan asosiasi antara padang rumput dan
Ecalyptus spp, diMaluku merupakan asosiasi antara padang rumput dan Malauleca serta di Nusa Tenggara Timur asosiasi antara padang rumputdengan Ecalyptus alba,
serta tersebar tidak merata pohon lontar(sejenis palem-paleman)
4)      Hutan Rawa
Hutan rawa ialah hutan yang selalu tergenang oleh air tawar baikmusiman ataupun sepanjang tahun. Hutan rawa banyak tersebardi sepanjang pantai timur Sumatra, pantaipantai di Kalimantan,Papua, dan beberapa di Jawa. Vegetasiyang tumbuh pada hutanini di antaranya jelutung, binuang, rengas, nibung, rotan, pandan,dan palem-paleman5) Hutan GambutHutan gambut terbentuk dari sisa-sisa hewan dan tumbuhan dimasa lampau yang berjalan terus-menerus sehingga terbentuksuatu lapisan tanah. Dilihat dari proses pembentukan tanah dihutan gambut tersebut menunjukkan bahwa hutan ini memilikikandungan bahan organik yang cukup tinggi. Vegetasi yangtumbuh adalah jenis ramin ( Gonystilus bancanus) serta beberapaterdapat meranti rawa dan jenis dari Agathis

6) Hutan Pasang Surut
 
Hutan ini berada di kawasan terjadinya pasang surut pantai,hutanini juga sering disebut sebagai hutan mangrove. Ciri khas darihutan ini adalah sistem perakaran tumbuhan bakau yangmenonjol disebut sebagai akar nafas (pneumatofor) yangmerupakan bentuk adaptasi tumbuhan untuk mendapatkanoksigen karena tanah pada hutan ini miskin oksigen bahkananaerob. Vegetasi yang tumbuh adalah rhizopora, avecinia,sonneratia, bruguinera,  dan ceriop.
 Tersebar di SumatraKalimantan, Maluku, Bali, Jawa, dan Papua.







F. Persebaran Fauna di Indonesia

Persebaran fauna di Indonesia menurut Wallace terbagi dalam 3 bagianyaitu bagian barat, bagian peralihan, dan bagian timur.Ketiga daerah inidipisahkan oleh Garis Wallace dan Garis Webber :
1)      Bagian
 BaratBagian barat ini termasuk dalam provinsi zoogeografi Asiatis yangmeliputi Sumatra, Jawa, Kalimantan, dan Bali. Fauna yang hidup dikawasan ini adalah harimau Sumatra, macan tutul, banteng, ularkobra, badak bercula satu, burung elang jawa, dan burungrangkong.
2)      Bagian Peralihan
Bagian ini adalah kawasan unik dan khas yang disebut juga sebagai Wallace region. Kekhasan fauna di kawasan ini ialah terdapatnyafauna yang mempunyai kemiripan dengan fauna kawasan asiatis(tapir dan monyet) tapi juga mirip dengan fauna yang ada dikawasan Australia (kakatua dan musang). Fauna di bagian peralihanantara lain anoa, tarsius, burung maleo, burung alo, babirusa,musang sulawesi, kuskus, dan burung jalak sulawesi.
3)      Bagian Timur
Bagian ini termasuk dalam provinsi zoogeografi Australian, yangmeliputi Maluku dan Papua. Fauna yang hidup diantaranya kuskus,kanguru, burung cendrawasih, buaya irian, penyu sisik, dan monyetekor panjang.
 



































G.KESIMPULAN

1.Biosfer adalah lapisan atau bagian bumi yang menjadi tempatmakhluk hidup atau dalam arti luas , biosfer memiliki maknamakhluk hidup serta lapisan pada permukaan bumi yang cocok bagikehidupan

2.Istilah Bioma menyangkut kumpulan spesies (terutama tumbuhan)yang mendiami tempat tertentu di bumi , namun bioma dicirikanterutama oleh vegetasi tertentu yang dominan dan langsungterlihat jelas di tempat tersebut .


DAFTAR PUSTAKA


buku paket geografi yudistira kelas 1
buku paket geografi erlangga kelas 2

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar